Subject: Akhirnya Kekejaman Prof. Chan terungkapKisah David Hartanto -
akhirnya kekejaman Prof. Chan terungkap !!
Angel adalah mahasiswa kampus NanyangTechnologica lUniversity,
ia adalahangkatan terbaru dalam tahun ajaran baru. Siang itu ia sedang
menikmatimakan paginya di sekitar halaman kampus, seorang pria duduk
disampingnyadengan tersenyum sambil menghapuskan keringatnya dengan
handuk kecilyang iaambil dari tas jinjingnya.
Pria berkacamata itu tampak memperhatikanselembaran kertas yang berisikan
beberapa catatan miliknya. Pria itu begitu terburu-buru membaca kertas itu hingga berterbangan saatangin bertiup kencang, Angel melihat pria itu kewalahan dan mencobamembantumemunggut setiap lembaran ke sisi pria itu.
Sambil tersenyum pria ituberkata " Terima kasih.."
" Sama-sama..!" " Saya David.
. Kamu mahasiswi baru disini ya?"
" Iya.. Kok tau? Saya Angel..!"
" Yup.. Tentu saja saya tau! Karena saya sudah menjelang semesterakhir..!"
" Wow.. Ga bisa dibayangkan betapa lamanya kamu belajar disini..Apalagisaya?"
" Yup.. Membosankan tapi inilah hidup harus dijalanin.. Selama kamumenikmati waktu kamu tidak akan sadar kalau tiba-tiba kamu sudah maululus.."
Angel tersenyum lalu bertanya pada pria itu.
" Apa kertas yang kamu bacaitu..?"
" Ini adalah bagian-bagian dari skripsi tugas akhir saya.. Mau lihat?"
" Yup.. Mau dong..!"
Angel memperhatika susunan kata-kata dan angka yang nyaris saja membuatmatanya berkunang-kunang. David tertawa melihat kebingungan itu..
" Ngomong-ngomong. . Inti dari skripsi kamu tentang apa sih? Ribet sayamelihatnya hehehe"
" Hehehe.. Ini tentang mimpi masa depan saya dan saya harap kelakbergunabagi siapapun?"
" Wah.. Sebegitu hebatnya..?"
" Yup.. Kapan-kapan saya akan ceritakan.. Tapi kalau sekarang jangandulu..!"
" Hehehe Ok, saya tunggu ya..?"
" Kamu main Facebook..?"
" Yup.. Saya ada! Kamu?"
Mereka dua sahabat baru saling bertukar informasi tentang situs Facebookmereka, David harus berpamitan karena ia harus bertemu dengan Dosenpembimbingnya, Sedangkan Angel kembali ke kelasnya. Rika sahabat Angelmenyambutnya dengan tersenyum, lalu Angel bercerita tentang pertemuannyadengan seorang seniornya di taman tadi, begitu terkejutnya Angel ketikataubahwa pria itu adalah salah satu jawara Olimpiade pendidikan.
" Terang saja dia begitu yakin bahwa ia akan menciptakan sebuah penemuanbesar ?" ujar Angel dalam hati. Pertemuan itu tidak begitu saja berakhir, Angel dan David salingberkomunikasi via mesengger dan Facebook.
David sosok yang supel,bersahabatdan kocak tapi ia terkadang bisa menjadi orang yang serius bila sedangmengerjakan sesuatu, begitulah kisah yang mengawali hubungan dekatkeduanya.Angel memang kuliah karena uang yang dimiliki ayahnya bukan karenakepintaran seperti David yang mendapatkan beasiswa karena kepintarannya.
Karena sering merasa kesulitan mengejar penjelasan dosennya, Angelseringbertanya kepada David yang selalu membantunya. Suatu malam Angel merasakesulitan untuk mengerjakan tugas kuliahnya, ia mencoba menghubungiDavidtapi sayang pria itu tidak mengangkat teleponnya.
Karena tugas ini begitu mendesak ia pun nekad menuju rumah David, padasaatia datang ke apartementnya David sedang tertidur. Ia mencoba membangunkan pria itu. David pun terbangun.
" Idih ditelepon kok ga angkat sih?"
" Sorry ketiduran, saya kekurangan jam tidur gara-gara pengen selesaikantugas skripsi saya!"
" Oh gitu ya.. jadi saya ganggu ga kalau minta tolong bantuin kerjaintugas?"
" Boleh saja tapi dengan syarat kamu traktir saya makan bakmi?"
" Dengan senang hati.."
David berhasil membuat Angel menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya,
Angelmenepati janji untuk meneraktir makan bakmi.
Saat itu mereka sedangmakan direstorant bakmi,
" David, kita kansudah dekat.. Saya masih penasaran dengan Proyek ambisius dalam skripsi kamu boleh saya tau?"
" Ok deh, saya kasih tau.. Jadi."
David bercerita bahwa ia sedang mencoba untuk meniliti bagaimana sebuahbloutooth bisa menghantarkan listrik bagi sekitarnya. Penelitian inisudahia lakukan sejak awal semester enam lalu, kini tahap penilitiannyamencapai70 %, ia yakin pada saat nanti penilitian ini bisa membuat semua orangmerasa senang, selain membantu penghematan listrik, penemuan ini bisamembuat dirinya di akui sebagai peneliti.
Angel begitu terkesima dengankisah ambisius itu tapi ia masih bingung. Ia tidak mencoba bertanyabanyakhal selain menunggu hasil penelitian sahabat baiknya itu.
David yang merasa penilitiannya adalah pertama dalam sejarah dunia,akhirnyaterlena dengan kegiatannya di dalam kamar setiap harinya.
Sejak enambulanlalu pihak universitas sudah memperingatkan tentang pemberhentianbeasiswanya, tapi ia hanya menganggap ancaman itu ringan karena yakinkelakpihak universitas akan menyesal melakukan tindakan itu bila penemuannyadiakui, dan kenyataannya beasiswanya benar-benar dicabut.
Professor Chan adalah dosen pembimbing David yang sudah mengenal priaitusejak lama, ia sadar David adalah murid pintar dan mempunyai masa depanyangbaik disamping sifat kekanak-kanakannya. Suatu hari ketika ia sedangterduduk David datang padanya, bertanya tentang ide skripsi yang iapaparkan.
Dengan santai sang Prof berkata,
" Apakah kamu sedangbermimpi,bagaimana mungkin sebuah teknoloagi nirkabel dapat menghantarkanlistrik..Ada-ada saja, lebih baik kamu cari ide yang lain!"
"Tapi saya yakin bisa Prof?"
" Kalau begitu tunjukkan pada saya permainan kamu!"
" Baik.. Kita lihat saja!"
David seolah tertantang oleh dosen pembimbingnya itu untuk membuktikanbahwaia mampu menciptakan apa yang ia pikirkan, ia pun semakin mengorbankanwaktunya untuk penelitian eksentriknya.
Sahabat-sahabat yang ia kenal mulai melihat David bagaikan seorang dukunrumahan yang membukat prakter dirumahnya untuk bicara hanya lewatlaptopnya.
Angel yang setiap harinya mempunyai segudang pekerjaan rumah bahkanharusmemaklumi keinginan David untuk tidak diganggu sementara ini.
" Tidak menerima tamu di rumah dan telepon untuk sementara ini "
begitulah tulisan status David pada Facebooknya.
Dua minggu lamanya penelitian itu berlanjut hingga mengalami beberapakegagalan, modal David pada saat itu hanya dua hendphonenya yangberbluetooth, Ia berharap penilitiannya berhasil dengan berbagai cara. Suatu malam ketika ia mulai menyerah setelah mencoba beberapakali,akhirnyapenemuannya itu berhasil walau hanya sebatas limamenit lamanya, iaberteriakbahagia dan bertekad menunjukkan keberhasilannya pada sang dosen.
Paginya David benar-benar pergi menuju ruangan Prof. Chan.
Mereka bicaradengan santai sembari David mulai memberikan praktek penelitiannya.
SangProf yang awalnya cuek tiba-tiba nyaris menjatuhkan kacamatanya ketikamelihat David berhasil membuktikan kata-katanya.
" Lihat Prof.. Saya buktikan bahwa saya bisa ..! "
Prof terkagum-kagumdenganapa yang David tunjukkan
" David.. Kamu sungguh luar biasa, bagaimana kamu bisa menemukan halmustahil di dunia ini menjadi nyata.. Kamu akan menjadi peraih nobelkarenaini!"
" Ya saya tau.. !"
Tiba-tiba muncul pikiran picik dari sang Professoruntukmelihat jalan kerja penelitian David, ia menyuruh David menyempurnakanpenilitian yang ia buat kemudian membawanya kembali. Baginya Davidbagaikantambang emas yang akan membuatnya kaya dan termansyur, ia mulai berpikirmerebut hasil penelitian David yang luas biasa itu.
David yang tidaksadardengan pikiran jahat sang Prof benar-benar terus mendalamipenelitiannya. Ketika David sedang merencanakan penelitiannya, sang Professor berpikiruntuk mencari orang yang bisa menjadi saksi penelitian David diakuimenjadimiliknya. Untuk itu ia membuka file dokumentasi mahasiswa yangberprestasilainnya, ia mulai teringat dengan beberapa asisten dosen yang diberhentikan beberapa saat lalu.
Ia mulai melirik seorangZhou,seorang pria asal Cina yang sedang frustasi karena dipecat. KetikaProfmenawarkan ide untuk mengangkat Zhou menjadi asistennya,pria itu begitubahagia karena akhirnya ia mendapatkan pekerjaan sehingga bisamengirimkanuang kepada ibunya yang sedang sakit.
Pria itu tidak sadar sedang dimanfaatkan oleh sang Prof untuk menjadisaksipada penelitian palsunya. Bahkan Sang Prof memberikan bantuan kepadaZhouuntuk mengobati sang Ibu yang menghadapi operasi kanker.
" Kamu tenang saja, saya akan memberikan perkerjaan yang baik padamu. Tentu saja saya akan membantu biaya pengobatan ibu kamu hingga sembuh. Kamu bisa kerja dua hari lagi dari sekarang, ok. Ini uang yang kamubutuhkan!"
" Terima kasih "
Ucap Zhou yang begitu bahagia mendapatkan bantuan daripriaitu.
David berhasil menyempurnakan penilitiannya, ia sungguh tak kuasamenahanbahagia dengan apa yang ia temukan. Ia teringat pada Angel, ia punmengajakgadis itu untuk bertemu merayakan kerberhasilannya. Tak tanggung-tanggung mereka makan di Restorant hotelyangmahal, Angel pun heran dengan undangan itu.
" Tumben kamu ada waktu untuk ngajak makan! Apalagi ditempat mewahlagi?"
" Hehehe.. Tenang saja. Ini hanya sebagai bentuk perayaan, dan kelaksayaakan ajak kamu ke tempat yang lebih hebat lagi..!"
" Wah. Wah.. jadi tersanjung.. Memang perayaan apa sih!"
" Coba keluarkan Hendphone kamu yang berbluetooth?"
Angel bingung tapi ia melakukan apa yang dipinta David.Dengan sekejaphendphonenya tertuliskan
" Sedang mengisi baterai"
angel terkejut,
" Astaga!! David kamu berhasil..?"
" Yup.. Aku berhasil..!"
Angel dan David menghabiskan malam indah itu dengan penuh antusias,iatakpernah menyangka begitu hebatnya sang sahabat kekanak-kanakannya itu.Akhirnya mereka pulang, karena David besok akan membawakan hasilpenelitiannya itu kepada sang Dosen, David begitu ingin menampar paraatasanuniversitas yang memberhentikan beasiswanya dengan prestasinya.
Ketika David mengirimkan email kepada Dosennya untuk bertemu besok. Keesokan paginya.Prof, Chan sudah mengingatkan David untuk membawa semuadokument proses berjalannya penelitiannya dalam USB agar ia bisa meneliti langsungkelayakanpenelitian David. Awalnya, David agak bingung tapi Prof menyakinkanbahwa iahanya ingin mencoba dengan caranya agar penelitian David dianggap sah.Tanpapikir panjang David membawa penelitian itu dalam bentuk USB segera kekampuspagi sekali pukul 7 sesuai jadwal yang ditentukan Prof. Chan. Sebelum berangkat David mengirimkan pesan kepada Angel untuk bertemu dikampus makan siang bersama. Saat pesan SMS itu masuk Angel masihtertidur,David pun berangkat sepagi mungkin menghadap sang Prof. Ketika tiba dilantai 4 sang Professor, David menemukan sang Prof sedang terduduksehabismemotong apel. Ketika David datang ia membuang sisa Apel itu kekeranjangsampah, dan menyimpan pisau itu ke saku bajunya. David tak sadar sedang berada dalam jebakan sang Prof. Chan.Pria tua itumeminta David untuk sekali lagi mencontohkan hasil penilitiannya,setelahmenyaksikan penelitian itu pria itu semakin yakin bahwa Davidbenar-benarjenius. Ia meminta David untuk memberikan USB itu lalu berkata dengan santai," David.. Apakah kamu yakin ini penilitiankamu?"" Ya, tentu saya yakin. Memang kenapa Prof?" " Apakah kamu tidak sedang mengambil penelitian seorang mahasiwa lainbernama Zhou,?" " Zhou siapa dia?" " Dia adalah asisten dosen yang sudah dipecat, ada kemiripan antarapenelitian kamu!" " Mustahil..!" ucap David kesal." Kamu boleh bilang mustahil tapi sayapunyahasil document dia yang sama.. coba perhatikan komputer saya?" David menyaksikan sebuah klip kecil yang menunjukkan penelitian yangdilakukan seorang pria dan Prof mengatakan bahwa pria itu adalah Zhouyangsedang mendemokan hasil yang sama dengan David. " Tidak mungkin. Prof. Bagaimana pria itu bisa melakukan hal yang samadengan saya!" Prof tersenyum sambil berkata." Kamu bukanlan seorang di dunia yang iniyangJenius, masih banyak lagi..!" David terdiam mulai berpikir ada yang salah, ia yakin sang Professormelakukan tindakan licik. " Professor kembalikan USB saya..!?" " Untuk apa..?" " Tidak apa-apa , saya ingin dikembalikan saja..!" " Tidak bisa, ini akan menjadi barang bukti bahwa kamu telah melakukanpelanggaran di kampus karena melakukan penjiplakan karya orang lainsebagaiskripsi kamu!" David mulai emosional. " Silakan saja , saya tidak takut, saya akan buktikan bahwa itu tidakbenar..!" ucap david sambil hendak keluar dari ruangan. Cara professor dalam ancaman sepertinya salah , ia pun mendekati Davidsambil membujuk pria itu untuk tenang. Sembari menawarkan opsi lainberupauang dalam jumlah yang banyak, David tetap pada pendiriannya bahwa iaadalahsang penemu pertama kali. Prof Chan yang emosional langsung menusukkanpisauitu ke bagian belakan badan david tapi hanya sebuah goresan kecil, Davidberteriak minta tolong.Zhou yang akan memulai kerjanya hari ini berpikiruntuk datang menemui Prof. Chan hari ini, ia mendengarkan suara teriakandari arah pintu Prof Chan. David yang merasa terancam berusaha melawan dengansekuattenaga, tapi sebuah bilasan pisau di leher membuatnya langsungtersungkurtak sadarkan diri. Tapi David masih mampu berdiri dan meraih pintu danmembukanya, Zhou yang berada di depan pintu terkejut melihat adegan itu.David yang mulai tak sadarkan diri mulai berlari tanpa arah dan akhirnyaterjatuh dari balkom lantai empat dekat ruangan itu. Zhou begitu shockmelihat kejadian itu, Prof. Chan yang melihat Zhou ada disana langsungmenyuruh pria itu masuk ke ruangan. " Kamu melihat semuanya?" " Tidak saya tidak melihatnya.. !" " Ingat.. Saya yang menyelamatkan nyawa ibu kamu, sebaiknya kamu tutupmulut.!" " Saya tidak akan katakan apapun..!" Prof. Chan yang begitu panik mulai tenang dan berpikir sesuatu. " Tusuk punggung saya dengan pisau ini.." Perintah Prof pada Zhou Zhou tidak punya pilihan selain melakukan perintah sang Prof Chan. Lalupriaitu menyuruh David mencabut gagang pada pisau. Sebelumnya ia katakanbahwaia akan membuat seolah-olah David bunuh diri dan tusukan pada dirinyahanyasebagai alibi, untuk menghilangkan barang bukti gagang pisau itu harussegara dibawa pergi oleh David agar tidak terdapat sidik jari danmembiarkanmata pisau terletak di lantai. David yang panik melakukan begitu sajaperintah sang Prof, dan rencana itu berjalan dengan baik. Angel yang baru saja menerima pesan David segera menuju kampus,ketika Iadatang banyak garis polisi terpampang di pintu Kampus, ia bertanya-tanyaadaapa gerangan. Seorang mahasiwa mengatakan bahwa seorang mahasiswa bunuhdiridengan melompat. Angel begitu bingung, dan ketika ia mendekat hatinyabergetar dan berteriak histeris ternyata pria itu adalah David. Beberapa saat kemudian Prof. Chan keluar dengan bantuan alat medissepertiorang sekarat. Beberapa orang mencoba menenangkan Angel, Terlihat Zhou saksi kasus itu berdiri ketakutan menyaksikan kejadianitu.Prof Chan melirik Zhao dari matanya tersilat pesan kepada Zhou untuktidakbertindak apapun selain menjaga rahasia ini. Kejadian kematian David begitu memukul Angel, gadis itu bahkan berpikirtelah jatuh cinta pada sang pria ceria itu. Kematian yang begitu misterius membuat Angel begitu penasaran dengan apayang terjadi, Tidak mungkin seorang David yang mempunyai masa depanbegitucermelang harus bunuh diri. Ia tidak yakin dengan kematian itu, walaupunbersedih hati ia bertekad mencari kebenaran kematian itu karena ia yakinDavid tidak akan melakukan tindakan bodoh disaat ia sedang menggapaimimpinya. Prof. Chan berhasil selamat dan keluar dari rumah sakit duaharikemudian. Zhou yang menjadi saksi mata merasa sangat bersalah dengan berita miringyang ada di media seolah membuatnya menjadi pria pendusta, tapi ia tidakmungkin tega memberikan penyataan kalau Prof. Chan adalah orang dibaliksemua ini. Prof Chan meneleponnya untuk mengatakan sekali lagi bahwa sang ibu selamat karena dia. Zhou merasa hina ia pun memutuskanuntukbunuh diri dengan mengantung diri di balkon rumahnya. Prof. Chan berpikir kini hidupnya akan damai karena semua yang terlibatdalam kematian David telah musnah, terlebih alibi yang ia lancarkanberjalansempurna. Angel menyadari ada kenjanggalan dalam semua ini, ia mulaimencarisemua data yang bisa membuktikan bahwa apa yang terjadi pada Davidadalahsebuah konspirasi yang dilakukan Prof.Chan. Berbulan-bulan ia melakukan berbagai cara untuk melakukan pembuktian. Prof Chan yang sembuh merasa mulai perlu untuk mengeluarkan buktipenelitianyang ia ambil dari David. Hebatnya penelitian itu adalah nama yang samadengan milik David, Angel pun sadar niat dibalik semua kematian Davidadalahambisi sang Prof untuk mengambil hak cipta David. Untungya David pernah membuktikan terlebih dahulu hasil karyanya saatmakandi restorang mewah, file name Bluetooth milik David masih tersimpan diponselnya. Ia pun seperti mendapatkan semangat untuk membuktikan kebeneran, ialaporkansemua bukti yang ia punya kepada Polisi, Polisi pun melakukaninvestigasiulang dan mendapatkan sebuah kebeneran yang terjadi. Prof Chan yang barusaja menikmati nama besarnya, akhirnya mendapatkan ganjalan perbuatannyakarena kelicikan dankekejamannya, Angel berhasil membuktikan bahwa priaitulayak dipenjara seumur hidup. Angel merasa lega karena perkenalan diadenganDavid adalah sebuah pesan takdir nyata untuk membelah masa depan Davidyangtelah hilang. Kini semuanya bisa tenang, Angel pun bisa tenang melepaskepergian sahabatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar